Kamis, 08 April 2010

sedikit materi tentang P3K

baik, untuk kali ini materi untuk temen-temen adalah mengenai p3k.
Gimana kalau ada temen yang jatuh, patah dan terluka ? Gimana kalau ada temen yang pingsan ? Gimana kalau lagi makan 'keselek' ? Gimana kalau digigit ular berbisa ?

PRINSIP-PRINSIP P3K

Pingsan
- Didengarkan apakah masih ada nafas (prinsip = nafas harus bebas), perhatikan gerakan dada dan perut, kita rasakan nafaskan
- Kalau masih ada nafas, tidak boleh diberi nafas buatan atau memasukkan apapun selama pingsan
- Bila ada benda di mulut/tenggorokan, ambil bendanya tsb, caranya :
- Dimiringkan, 1 tangan didekapkan ke dada dan 1 tangan lurus, 1 kaki ditekuk
- Penolong diantara kepala dan bahu, pegang 1 tangan diatas dahi, dan 1 tangan dibawah dahi
- Gulingkan, ambil benda yang ada di mult/tenggorokan
- Bila sudah diambil bendanya, kembalikan posisi
- Bila tidak ada nafas, beri nafas buatan

Tersedak
- 1 tangan kiri di perut korban
- Korban agak ditundukkan
- Tepuk punggung korban pake buku-buku jari atau tanggal menggepal di tekan di ulu hati
- Lakukan beberapa kali sampai benda yang tersedak bisa keluar

Luka bakar
- Tidak boleh dikasih odol atau obat lain
- Gelembung tidak boleh dipecah
- Luka harus bersih
- Luka baker harus disiram dengan air biasa (tujuannya agar tidak terasa panas)

Digigit Ular
- Diam, posisi duduk
- Tanda ular berbisa, ada 2 taring di bekas gigitan
- Tanda ular tidak berbisa, bekas gigitan biasa
- Prinsip penolongan mencegah bisa ular mengalir naik ke jantung
- Diikat dengan kencang
- Luka yang kena gigitan ditoreh lebar biar darah yang kena bisa ular keluar
- Tidak boleh diisap dengan mulut
- Tiap ½ jam sekali ikatan dilonggarkan agar udara lancar
- Segera dibawa ke RS/puskesmas terdekat

Narasumber : Ibu Gunawan ( perawat )

0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 

Sekolah Tercinta

Anggota

Tentang Kita

Foto saya
Adalah Dewan Yang Dibentuk Untuk Mengakomodir Suara-Suara Anggota Hizbul Wathan Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Berdiri Bertepatan Pada tanggal 1 Juni 2003, Kepanduan Hizbul Wathan di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta secara resmi dideklarasikan dan diresmikan oleh Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kota Yogyakarta.